Breaking News

Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?

Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab? Pertanyaan ini seolah sudah menjadi pertanyaan global ditengah banyaknya kaum wanita yang sudah mulai berhijrah dalam hal berpenampilan. Lalu bagaimana jawabannya? Apakah seorang wanita yang sudah berhijrah dan ingin instiqomah dalam berhijab memiliki peluang untuk menjadi pramugari? Simak penjelasan admin pada artikel kali ini. 




Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?
Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?

Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab Itu Ada  

Pramugari hingga saat ini masih menjadi profesi idaman khususnya bagi kaum wanita di seluruh penjuru dunia. Bagaimana tidak? Salah satu profesi yang memiliki peranan penting dalam dunia penerbangan ini memang menawarkan keuntungan yang sangat menjanjikan. 


Mulai dari image sosialita, penghasilan yang tinggi, bisa menyalurkan hobi travelling, berkesempatan bertemu dengan orang-orang penting, mendapat pengalaman pelatihan yang sangat berharga, dan lain sebagainya yang seolah membuktikan bahwa profesi pramugari memang patut untuk diperjuangkan. 


Namun untuk mendapatkan profesi satu ini tentu saja bukan hal yang mudah. Terlebih bila Anda sudah menjadi wanita yang dalam kesehariannya mengenakan hijab dalam berpakaian. 


Baca juga: Situasi Tes Pantukhir Calon Pramugari


Seperti yang telah Anda ketahui bahwa seragam pramugari umumnya merupakan perpaduan dari kemeja dan rok pensil ketat serta tak ketinggalan aksesori syal yang ditata di area leher. Lalu, jika demikian, bagaimanakah dengan wanita muslim yang mengenakan hijab? Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab


Peraturan yang lahir di Aceh terkait diwajibkannya pramugari yang melakukan penerbangan dari atau menuju bandara di Aceh untuk mengenakan hijab seolah menjadi angin segar bagi para wanita berhijab yang memiliki cita-cita untuk menjadi seorang pramugari. Jadi, terkait pertanyaan adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab jawabannya adalah ada. 


Maskapai Yang Memberikan Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab

Bagi maskapai penerbangan, bentuk seragam yang dikenakan oleh para awak kabinnya sedikit banyak juga berpengaruh terhadap image maskapai. Maka dari itu tiap maskapai tidak akan sembarangan dalam mendesign seragam bagi para karyawan khususnya yang berprofesi sebagai pramugari. 


Rata-rata maskapai akan mempercayakan design seragam bagi para awak kabinnya kepada designer ternama agar mendapatkan design yang maksimal dan tentunya berkelas. 


Baca juga: Total Biaya Pendidikan di Akademi Pramugari Periode Ini


Lalu bagaimana dengan pramugari yang berhijab? Apakah akan dibuatkan design seragam khusus? Di tengah banyaknya wanita yang mulai mengenakan hijab, akhirnya profesi pramugari juga sudah bisa dijalani oleh para wanita yang mengenakan hijab. 

Namun meski begitu belum banyak maskapai yang memberikan kesempatan ini. Di bawah ini saya sebutkan beberapa maskapai penerbangan yang beroperasi di Indonesia yang sudah memperbolehkan pramugarinya untuk mengenakan seragam berhijab: 

Maskapai Lion air  



Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?
Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?


Maskapai Batik Air 

Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?
Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?

Maskapai Citilink

Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?
Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?

Maskapai Garuda Indonesia 

Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?
Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?

Maskapai Sriwijaya Air 

Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?
Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?

Maskapai NAM Air  
Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?
Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?
 

Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab Belum Terlalu Banyak

Meski sedikitnya terdapat 6 maskapai di Indonesia yang menyediakan seragam pramugari lengkap dengan hijab tetap saja ketentuan apakah bisa selalu mengenakan hijab selama bertugas akan menjadi kewenangan mutlak masing-masing maskapai. 


Karena yang saya ketahui diperbolehkannya untuk mengenakan hijab ini baru untuk beberapa penerbangan tertentu sehingga masih ada kemungkinan mereka harus menanggalkan jilbab mereka ketika bertugas. 


Apapun itu pada intinya Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab itu tetap ada. Bagi Anda yang punya cita-cita untuk menjadi pramugari jangan hanya terpaku mencari tahu apakah boleh berhijab atau tidak. Karena untuk jadi pramugari itu sejatinya membutuhkan banyak sekali persiapan dari mulai wawasan, ketrampilan , penampilan dan tentunya keberanian untuk menghadapi persaingan yang bergitu ketat. 


Memperkenalkan PSPP Penerbangan sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan kerja yang berorientasi pada dunia penerbangan. Dimana pramugari menjadi salah satu program pendidikan unggulan yang diselenggarakan oleh lembaga ini. 


Melihat belum terlalu banyaknya peluang untuk bisa berhijab dalam profesi pramugari maka bagi peserta didik yang mengambil jurusan pramugari tidak diperkenankan mengenakan hijab. Tetapi meski begitu Anda yang kekeuh ingin tetap berhijab, PSPP Penerbangan juga menyediakan jurusan lain yaitu Staff Penerbangan. 
Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?
Adakah Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab?


Yaitu sebuah jurusan yang mengarah pada profesi Ground Handling yang juga sama-sama memiliki peranan penting dalam dunia penerbangan layaknya pramugari. Bahkan bila nantinya kemampuan Anda bisa mumpuni dan setara dengan siswi pramugari tidak menutup kemungkinan Anda bisa mengikuti recruitmen pada profesi pramugari. 


Baca juga: 6 Resiko Lanjut sekolah Pramugari di PSPP Penerbangan


Maka dari itu, jangan sampai hijab menjadi salah satu hambatan Anda untuk bergabung dengan PSPP Penerbangan atau yang dikenal juga dengan Sekolah Pramugari Terbaik dan terakreditasi A ini. bagi And yang tertarik untuk bergabung, saat ini PSPP Penerbangan masih membuka pendaftaran dan penerimaan peserta didik baru. Amda bisa mulai mendaftar dari sekarang melalui online yang akan dipandu melalui WA/LINE 0822-2500-7272. 


Demikian informasi yang dapat saya sampaikan terkait Peluang Jadi Pramugari Bagi Wanita Berhijab  semoga bermanfaat untuk Anda. Bila Anda merasa artikel ini juga layak dibaca untuk orang lain silakan bagikan informasi ini melalui tautan berbagi. Terimakasih dan sampai jumpa pada artikel selanjutnya.
 
Jika dilihat dari luar profesi pramugari terkesan menyenangkan dan glamour. Bagaimana tidak? Anda bisa keliling dunia sembari bekerja sehingga tidak mengeluarkan banyak pengeluaran sebagaimana turis lainnya. Lalu, seragam pramugari yang cantik dan eksklusif menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah wanita di dunia. Bicara soal seragam yang umum dikenakan pramugari, seperti yang kita ketahui bahwa biasanya merupakan padu padan kemeja dan rok pensil ketat serta tak ketinggalan aksesori syal yang ditata di area leher. Lalu, jika demikian, bagaimanakah dengan wanita muslim yang mengenakan hijab? Apakah mereka memiliki peluang untuk menjadi seorang pramugari tanpa harus meninggalkan tata busana sesuai syariah muslim? Ditemui dalam acara Seminar Binus Onlie Learning yang bekerja sama dengan Forum Pramugari , membahas teman ''How To Be A Cabin Crew'', Marintan, pramugari pada sebuah maskapai penerbangan yang berbasis di Saudi Arabia, sekaligus Founder dari forumpramugari.com mengatakan bahwa pertanyaan tersebut merupakan isu yang pelik. "Tergantung maskapai penerbangan dan komitmennya untuk menajdi pramugari atau tidak," jawab Marintan. Kemudian, Marintan menjelaskan bahwa satu hal yang paling penting dan utama oleh kandidat wanita ingin yang mencalonkan diri atau melamar pekerjaan sebagai seorang pramugari adalah harus bersedia mengenakan seragam sesuai ketentuan dari masakapai tersebut. Lalu, Marintan mengatakan, meskipun maskapai dari negara-negara timur tengah sekalipun, tak juga memberlakukan seragam yang tertutup untuk para pramugarinya. "Contohnya Emirates, betis pasti terlihat, dan rambut ketika di kabin akan terlihat, karena topi dibuka" Ujarnya. Marintan menjelaskan jika perempuan berhijab yang masih ingin terus mengejar mimpinya dengan tetap menggunakan jilbab, hanya ada dua pilihan. "Pilihannya cuma dua, di maskapai Saudi Arabia, atau di carteran haji," terangnya. Selain itu, menurut Marintan, banyak teman sesama profesinya yang tetap berhijab lepas bertugas di pesawat. Aturan seragam pramugari berhijab ini agaknya masih sedikit “tabu” bagi banyak maskapai. "Sebab seragam itu adalah bagian dari image maskapai tersebut. Ada alasan mengapa maskapai penerbangan memberlakukan aturan seragam," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagaimana Peluang Perempuan Berhijab untuk Jadi Pramugari? ", https://lifestyle.kompas.com/read/2014/12/02/1700001/Bagaimana.Peluang.Perempuan.Berhijab.untuk.Jadi.Pramugari..
Penulis : Silvita Agmasari
Jika dilihat dari luar profesi pramugari terkesan menyenangkan dan glamour. Bagaimana tidak? Anda bisa keliling dunia sembari bekerja sehingga tidak mengeluarkan banyak pengeluaran sebagaimana turis lainnya. Lalu, seragam pramugari yang cantik dan eksklusif menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah wanita di dunia. Bicara soal seragam yang umum dikenakan pramugari, seperti yang kita ketahui bahwa biasanya merupakan padu padan kemeja dan rok pensil ketat serta tak ketinggalan aksesori syal yang ditata di area leher. Lalu, jika demikian, bagaimanakah dengan wanita muslim yang mengenakan hijab? Apakah mereka memiliki peluang untuk menjadi seorang pramugari tanpa harus meninggalkan tata busana sesuai syariah muslim? Ditemui dalam acara Seminar Binus Onlie Learning yang bekerja sama dengan Forum Pramugari , membahas teman ''How To Be A Cabin Crew'', Marintan, pramugari pada sebuah maskapai penerbangan yang berbasis di Saudi Arabia, sekaligus Founder dari forumpramugari.com mengatakan bahwa pertanyaan tersebut merupakan isu yang pelik. "Tergantung maskapai penerbangan dan komitmennya untuk menajdi pramugari atau tidak," jawab Marintan. Kemudian, Marintan menjelaskan bahwa satu hal yang paling penting dan utama oleh kandidat wanita ingin yang mencalonkan diri atau melamar pekerjaan sebagai seorang pramugari adalah harus bersedia mengenakan seragam sesuai ketentuan dari masakapai tersebut. Lalu, Marintan mengatakan, meskipun maskapai dari negara-negara timur tengah sekalipun, tak juga memberlakukan seragam yang tertutup untuk para pramugarinya. "Contohnya Emirates, betis pasti terlihat, dan rambut ketika di kabin akan terlihat, karena topi dibuka" Ujarnya. Marintan menjelaskan jika perempuan berhijab yang masih ingin terus mengejar mimpinya dengan tetap menggunakan jilbab, hanya ada dua pilihan. "Pilihannya cuma dua, di maskapai Saudi Arabia, atau di carteran haji," terangnya. Selain itu, menurut Marintan, banyak teman sesama profesinya yang tetap berhijab lepas bertugas di pesawat. Aturan seragam pramugari berhijab ini agaknya masih sedikit “tabu” bagi banyak maskapai. "Sebab seragam itu adalah bagian dari image maskapai tersebut. Ada alasan mengapa maskapai penerbangan memberlakukan aturan seragam," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagaimana Peluang Perempuan Berhijab untuk Jadi Pramugari? ", https://lifestyle.kompas.com/read/2014/12/02/1700001/Bagaimana.Peluang.Perempuan.Berhijab.untuk.Jadi.Pramugari..
Penulis : Silvita Agmasari
Jika dilihat dari luar profesi pramugari terkesan menyenangkan dan glamour. Bagaimana tidak? Anda bisa keliling dunia sembari bekerja sehingga tidak mengeluarkan banyak pengeluaran sebagaimana turis lainnya. Lalu, seragam pramugari yang cantik dan eksklusif menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah wanita di dunia. Bicara soal seragam yang umum dikenakan pramugari, seperti yang kita ketahui bahwa biasanya merupakan padu padan kemeja dan rok pensil ketat serta tak ketinggalan aksesori syal yang ditata di area leher. Lalu, jika demikian, bagaimanakah dengan wanita muslim yang mengenakan hijab? Apakah mereka memiliki peluang untuk menjadi seorang pramugari tanpa harus meninggalkan tata busana sesuai syariah muslim? Ditemui dalam acara Seminar Binus Onlie Learning yang bekerja sama dengan Forum Pramugari , membahas teman ''How To Be A Cabin Crew'', Marintan, pramugari pada sebuah maskapai penerbangan yang berbasis di Saudi Arabia, sekaligus Founder dari forumpramugari.com mengatakan bahwa pertanyaan tersebut merupakan isu yang pelik. "Tergantung maskapai penerbangan dan komitmennya untuk menajdi pramugari atau tidak," jawab Marintan. Kemudian, Marintan menjelaskan bahwa satu hal yang paling penting dan utama oleh kandidat wanita ingin yang mencalonkan diri atau melamar pekerjaan sebagai seorang pramugari adalah harus bersedia mengenakan seragam sesuai ketentuan dari masakapai tersebut. Lalu, Marintan mengatakan, meskipun maskapai dari negara-negara timur tengah sekalipun, tak juga memberlakukan seragam yang tertutup untuk para pramugarinya. "Contohnya Emirates, betis pasti terlihat, dan rambut ketika di kabin akan terlihat, karena topi dibuka" Ujarnya. Marintan menjelaskan jika perempuan berhijab yang masih ingin terus mengejar mimpinya dengan tetap menggunakan jilbab, hanya ada dua pilihan. "Pilihannya cuma dua, di maskapai Saudi Arabia, atau di carteran haji," terangnya. Selain itu, menurut Marintan, banyak teman sesama profesinya yang tetap berhijab lepas bertugas di pesawat. Aturan seragam pramugari berhijab ini agaknya masih sedikit “tabu” bagi banyak maskapai. "Sebab seragam itu adalah bagian dari image maskapai tersebut. Ada alasan mengapa maskapai penerbangan memberlakukan aturan seragam," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagaimana Peluang Perempuan Berhijab untuk Jadi Pramugari? ", https://lifestyle.kompas.com/read/2014/12/02/1700001/Bagaimana.Peluang.Perempuan.Berhijab.untuk.Jadi.Pramugari..
Penulis : Silvita Agmasari
Jika dilihat dari luar profesi pramugari terkesan menyenangkan dan glamour. Bagaimana tidak? Anda bisa keliling dunia sembari bekerja sehingga tidak mengeluarkan banyak pengeluaran sebagaimana turis lainnya. Lalu, seragam pramugari yang cantik dan eksklusif menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah wanita di dunia. Bicara soal seragam yang umum dikenakan pramugari, seperti yang kita ketahui bahwa biasanya merupakan padu padan kemeja dan rok pensil ketat serta tak ketinggalan aksesori syal yang ditata di area leher. Lalu, jika demikian, bagaimanakah dengan wanita muslim yang mengenakan hijab? Apakah mereka memiliki peluang untuk menjadi seorang pramugari tanpa harus meninggalkan tata busana sesuai syariah muslim? Ditemui dalam acara Seminar Binus Onlie Learning yang bekerja sama dengan Forum Pramugari , membahas teman ''How To Be A Cabin Crew'', Marintan, pramugari pada sebuah maskapai penerbangan yang berbasis di Saudi Arabia, sekaligus Founder dari forumpramugari.com mengatakan bahwa pertanyaan tersebut merupakan isu yang pelik. "Tergantung maskapai penerbangan dan komitmennya untuk menajdi pramugari atau tidak," jawab Marintan. Kemudian, Marintan menjelaskan bahwa satu hal yang paling penting dan utama oleh kandidat wanita ingin yang mencalonkan diri atau melamar pekerjaan sebagai seorang pramugari adalah harus bersedia mengenakan seragam sesuai ketentuan dari masakapai tersebut. Lalu, Marintan mengatakan, meskipun maskapai dari negara-negara timur tengah sekalipun, tak juga memberlakukan seragam yang tertutup untuk para pramugarinya. "Contohnya Emirates, betis pasti terlihat, dan rambut ketika di kabin akan terlihat, karena topi dibuka" Ujarnya. Marintan menjelaskan jika perempuan berhijab yang masih ingin terus mengejar mimpinya dengan tetap menggunakan jilbab, hanya ada dua pilihan. "Pilihannya cuma dua, di maskapai Saudi Arabia, atau di carteran haji," terangnya. Selain itu, menurut Marintan, banyak teman sesama profesinya yang tetap berhijab lepas bertugas di pesawat. Aturan seragam pramugari berhijab ini agaknya masih sedikit “tabu” bagi banyak maskapai. "Sebab seragam itu adalah bagian dari image maskapai tersebut. Ada alasan mengapa maskapai penerbangan memberlakukan aturan seragam," tutupnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagaimana Peluang Perempuan Berhijab untuk Jadi Pramugari? ", https://lifestyle.kompas.com/read/2014/12/02/1700001/Bagaimana.Peluang.Perempuan.Berhijab.untuk.Jadi.Pramugari..
Penulis : Silvita Agmasari
Jika dilihat dari luar profesi pramugari terkesan menyenangkan dan glamour. Bagaimana tidak? Anda bisa keliling dunia sembari bekerja sehingga tidak mengeluarkan banyak pengeluaran sebagaimana turis lainnya. Lalu, seragam pramugari yang cantik dan eksklusif menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah wanita di dunia. Bicara soal seragam yang umum dikenakan pramugari, seperti yang kita ketahui bahwa biasanya merupakan padu padan kemeja dan rok pensil ketat serta tak ketinggalan aksesori syal yang ditata di area leher. Lalu, jika demikian, bagaimanakah dengan wanita muslim yang mengenakan hijab? Apakah mereka memiliki peluang untuk menjadi seorang pramugari tanpa harus meninggalkan tata busana sesuai syariah muslim? Ditemui dalam acara Seminar Binus Onlie Learning yang bekerja sama dengan Forum Pramugari , membahas teman ''How To Be A Cabin Crew'', Marintan, pramugari pada sebuah maskapai penerbangan yang berbasis di Saudi Arabia, sekaligus Founder dari forumpramugari.com mengatakan bahwa pertanyaan tersebut merupakan isu yang pelik. "Tergantung maskapai penerbangan dan komitmennya untuk menajdi pramugari atau tidak," jawab Marintan. Kemudian, Marintan menjelaskan bahwa satu hal yang paling penting dan utama oleh kandidat wanita ingin yang mencalonkan diri atau melamar pekerjaan sebagai seorang pramugari adalah harus bersedia mengenakan seragam sesuai ketentuan dari masakapai tersebut. Lalu, Marintan mengatakan, meskipun maskapai dari negara-negara timur tengah sekalipun, tak juga memberlakukan seragam yang tertutup untuk para pramugarinya. "Contohnya Emirates, betis pasti terlihat, dan rambut ketika di kabin akan terlihat, karena topi dibuka" Ujarnya. Marintan menjelaskan jika perempuan berhijab yang masih ingin terus mengejar mimpinya dengan tetap menggunakan jilbab, hanya ada dua pilihan. "Pilihannya cuma dua, di maskapai Saudi Arabia, atau di carteran haji," terangnya. Selain itu, menurut Marintan, banyak teman sesama profesinya yang tetap berhijab lepas bertugas di pesawat. Aturan seragam pramugari berhijab ini agaknya masih sedikit “tabu” bagi banyak maskapai. "Sebab seragam itu adalah bagian dari image maskapai tersebut. Ada alasan mengapa maskapai penerbangan memberlakukan aturan seragam," tutupnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagaimana Peluang Perempuan Berhijab untuk Jadi Pramugari? ", https://lifestyle.kompas.com/read/2014/12/02/1700001/Bagaimana.Peluang.Perempuan.Berhijab.untuk.Jadi.Pramugari..
Penulis : Silvita Agmasari
Jika dilihat dari luar profesi pramugari terkesan menyenangkan dan glamour. Bagaimana tidak? Anda bisa keliling dunia sembari bekerja sehingga tidak mengeluarkan banyak pengeluaran sebagaimana turis lainnya. Lalu, seragam pramugari yang cantik dan eksklusif menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah wanita di dunia. Bicara soal seragam yang umum dikenakan pramugari, seperti yang kita ketahui bahwa biasanya merupakan padu padan kemeja dan rok pensil ketat serta tak ketinggalan aksesori syal yang ditata di area leher. Lalu, jika demikian, bagaimanakah dengan wanita muslim yang mengenakan hijab? Apakah mereka memiliki peluang untuk menjadi seorang pramugari tanpa harus meninggalkan tata busana sesuai syariah muslim? Ditemui dalam acara Seminar Binus Onlie Learning yang bekerja sama dengan Forum Pramugari , membahas teman ''How To Be A Cabin Crew'', Marintan, pramugari pada sebuah maskapai penerbangan yang berbasis di Saudi Arabia, sekaligus Founder dari forumpramugari.com mengatakan bahwa pertanyaan tersebut merupakan isu yang pelik. "Tergantung maskapai penerbangan dan komitmennya untuk menajdi pramugari atau tidak," jawab Marintan. Kemudian, Marintan menjelaskan bahwa satu hal yang paling penting dan utama oleh kandidat wanita ingin yang mencalonkan diri atau melamar pekerjaan sebagai seorang pramugari adalah harus bersedia mengenakan seragam sesuai ketentuan dari masakapai tersebut. Lalu, Marintan mengatakan, meskipun maskapai dari negara-negara timur tengah sekalipun, tak juga memberlakukan seragam yang tertutup untuk para pramugarinya. "Contohnya Emirates, betis pasti terlihat, dan rambut ketika di kabin akan terlihat, karena topi dibuka" Ujarnya. Marintan menjelaskan jika perempuan berhijab yang masih ingin terus mengejar mimpinya dengan tetap menggunakan jilbab, hanya ada dua pilihan. "Pilihannya cuma dua, di maskapai Saudi Arabia, atau di carteran haji," terangnya. Selain itu, menurut Marintan, banyak teman sesama profesinya yang tetap berhijab lepas bertugas di pesawat. Aturan seragam pramugari berhijab ini agaknya masih sedikit “tabu” bagi banyak maskapai. "Sebab seragam itu adalah bagian dari image maskapai tersebut. Ada alasan mengapa maskapai penerbangan memberlakukan aturan seragam," tutupnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagaimana Peluang Perempuan Berhijab untuk Jadi Pramugari? ", https://lifestyle.kompas.com/read/2014/12/02/1700001/Bagaimana.Peluang.Perempuan.Berhijab.untuk.Jadi.Pramugari..
Penulis : Silvita Agmasari
Jika dilihat dari luar profesi pramugari terkesan menyenangkan dan glamour. Bagaimana tidak? Anda bisa keliling dunia sembari bekerja sehingga tidak mengeluarkan banyak pengeluaran sebagaimana turis lainnya. Lalu, seragam pramugari yang cantik dan eksklusif menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah wanita di dunia. Bicara soal seragam yang umum dikenakan pramugari, seperti yang kita ketahui bahwa biasanya merupakan padu padan kemeja dan rok pensil ketat serta tak ketinggalan aksesori syal yang ditata di area leher. Lalu, jika demikian, bagaimanakah dengan wanita muslim yang mengenakan hijab? Apakah mereka memiliki peluang untuk menjadi seorang pramugari tanpa harus meninggalkan tata busana sesuai syariah muslim? Ditemui dalam acara Seminar Binus Onlie Learning yang bekerja sama dengan Forum Pramugari , membahas teman ''How To Be A Cabin Crew'', Marintan, pramugari pada sebuah maskapai penerbangan yang berbasis di Saudi Arabia, sekaligus Founder dari forumpramugari.com mengatakan bahwa pertanyaan tersebut merupakan isu yang pelik. "Tergantung maskapai penerbangan dan komitmennya untuk menajdi pramugari atau tidak," jawab Marintan. Kemudian, Marintan menjelaskan bahwa satu hal yang paling penting dan utama oleh kandidat wanita ingin yang mencalonkan diri atau melamar pekerjaan sebagai seorang pramugari adalah harus bersedia mengenakan seragam sesuai ketentuan dari masakapai tersebut. Lalu, Marintan mengatakan, meskipun maskapai dari negara-negara timur tengah sekalipun, tak juga memberlakukan seragam yang tertutup untuk para pramugarinya. "Contohnya Emirates, betis pasti terlihat, dan rambut ketika di kabin akan terlihat, karena topi dibuka" Ujarnya. Marintan menjelaskan jika perempuan berhijab yang masih ingin terus mengejar mimpinya dengan tetap menggunakan jilbab, hanya ada dua pilihan. "Pilihannya cuma dua, di maskapai Saudi Arabia, atau di carteran haji," terangnya. Selain itu, menurut Marintan, banyak teman sesama profesinya yang tetap berhijab lepas bertugas di pesawat. Aturan seragam pramugari berhijab ini agaknya masih sedikit “tabu” bagi banyak maskapai. "Sebab seragam itu adalah bagian dari image maskapai tersebut. Ada alasan mengapa maskapai penerbangan memberlakukan aturan seragam," tutupnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagaimana Peluang Perempuan Berhijab untuk Jadi Pramugari? ", https://lifestyle.kompas.com/read/2014/12/02/1700001/Bagaimana.Peluang.Perempuan.Berhijab.untuk.Jadi.Pramugari..
Penulis : Silvita Agmasari

Tidak ada komentar